[Lensa Indonesia, 2012]

13.NOV.2014 – Gunung Raung (3.332 mdpl) yang berada dalam tiga daerah administratif, yaitu Kabupaten Bondowoso, Kabupaten Jember dan Kabupaten Banyuwangi ditingkatkan statusnya dari Normal ke Waspada.

More: http://www.vsi.esdm.go.id/index.php/gunungapi/aktivitas-gunungapi/647-peningkatan-status-tingkat-aktivitas-gunungapi-raung-dari-normal-level-i-menjadi-waspada-level-ii-

Iklan

Peningkatan Status Tingkat Aktivitas Gunung Raung

Celebrating Kelud, Volcano of the Month in a very ashy fashion! + Riddles

What an amazing magnification!

VolcanoCafé

cam_1-3 On February 14th Volcanocafe received the following email:

“My name is Mercuysimo, I live in Jogjakarta (approx. 200km from Kelud) right now. I’m interested in sending you some volcanic ash sample from Kelud eruption, because in Jogjakarta we suffer heavily of ashes rain (more than Merapi eruption we’ve experienced before). If these kind of sample still relevant to your sample needs. Please don’t hesitate to contact me. Thanks”

Attached were the following images taken on February 13th 2014 in the streets of Jogakarta.

Image sent to VC by mercurysimo Image sent to VC by mercurysimo

07.30 WIB

Image sent to VC by mercurysimo Image sent to VC by mercurysimo

13.00
unnamed-3 image

09.00
unnamed

Ash deposit material on the road after the rain stopped

As soon as the email arrived Chryphia got back to mercurysimo and asked him to send an ash sample to me at the museum Ars Electronica Center in Linz Austria. The sample arrived in my hands on tuesday and i stared…

Lihat pos aslinya 1.527 kata lagi

Mengenal Gunung Kelud

Dongeng Geologi

http://www.reliefweb.int/rw/fullMaps_Sa.nsf/luFullMap/E56EF017A688AFEE8525737700737AA8/$File/rwmm_VO_idn071017.jpg?OpenElement Gunung yang satu ini sering juga disebut dengan Gunung Kelud ataupun Gunung Kelut. Gunung ini secara administratif terletak di perbatasan Kabupaten Kediri, Kabupaten Blitar dan Kabupaten Malang. Puncaknya berada pada ketinggian 1717 (meter dpal) . Puncak kawah gunung ini, terletak di Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri.

😦 “Wah betul Pakdhe, jelasin yang rinci ya. Kalau kita ngga kenal kita ngga bisa tahu perilakunya sehingga kita akan mampu menghindari “keinjek kaki waktu dia menjoget”, ya ?” 😛 .
😀 “Ngga usah rinci Thole, mengko malah lupa”.

Mengenali perilaku gunung api mirip mengenali binatang peliharaan kita (pet). Oleh sebab itu jaman dahulu ada penunggu atau pawang. Seperti adanya mBah Maridjan di Gunung Merapi itu. Tapi aku tidak tahu siapa penunggu Gunung Kelud ini. Wah ternyata kata Si Ambu namanya mBah Ronggo.

Lihat pos aslinya 1.127 kata lagi